Bos Inggris Gareth Southgate Beri Kabar Cedera Jordan Henderson Jelang Pembukaan Euro Kontra Kroasia
Gareth Southgate memberi kabar teranyar soal kebugaran Jordan Henderson menjelang laga pembuka Euro 2020 Inggris melawan Kroasia.
Henderson sudah menepi sejak Februari lalu setelah menjalani operasi selangkangan, namun tetap dibawa Southgate ke Piala Eropa musim panas ini.
Gelandang Liverpool itu duduk di bangku cadangan saat Three Lions menang laga persahabatan kontra Austria 1-0 tengah pekan lalu dan masih belum jelas apakah bisa melakoni laga pertama dalam tiga bulan saat mereka harus menghadapi Romania di pemanasan terakhir besok Minggu.
Inggris akan membuka kompetisi mereka di Grup D 13 Juni besok. Henderson yang kian kehabisan waktu untuk membangun kebugaran untuk pertandingan semakin diragukan bisa tampil di Wembley melawan Kroasia.
“Saya rasa tidak adil mengesampingkannya namun kita semua tahu berapa banyak pertandingan yang ia lewatkan,” ujar Southgate menyoal kondisi Henderson.
“Batas waktunya kian sulit dengan setiap sesi latihan yang mungkin ia lewatkan. Namun saya sangat realistis tentang apa yang mungkin terjadi.”
“Ini adalah keputusan yang kami ambil (membawa Henderson) karena kami bisa membawa pemain ekstra dan kami merasa ia sosok yang berpengaruh di skuad.”
“Bonus jika kami bisa membuatnya nyaris siap untuk tampil melawan Kroasia.”
Henderson bukan satu-satunya pemain di kubu Inggris yang kesulitan pulih dari cedera serius, bek Manchester United Harry Maguire masih dalam upaya pemulihan dari kerusakan ligamen pergelangan kaki.
Maguire juga absen melawan Austria, sementara rekan setim Henderson di Liverpool, Trent Alexander-Arnold, terpaksa batal ikut Euro karena otot paha depannya sobek di laga tersebut.
Sosok paling tepat menggantikan peran Henderson di lini tengah Inggris adalah pemain berusia 17 tahun Jude Bellingham, yang baru saja menjalani musim debut gemilang di Jerman bersama Borussia Dortmund.
Bellingham bermain bagus saat menang melawan Austria dan Southgate tidak ragu bahwa ia punya kualitas dan perangai untuk bersinar di kompetisi internasional itu.
Ditanya apakah sang remaja layak menjadi starter di Euro, pelatih 50 tahun itu menjawab: “Jawaban terbaik adalah bahwa ia tidak di sini hanya untuk mencari pengalaman.”
“Anda telah melihat kebolehannya, kita telah menyaksikannya di Borussia Dortmund khususnya di Liga Champions.”
“Seluruh skuad menghormatinya, ia rendah hati namun kompetitif saat berlatih seolah ia telah bersama mereka sejak awal yang mana merupakan mental yang baik.”